Kamis, 11 Mei 2017

Raja dan Pedang (Bagian 6.5)

Sesungguhnya perempuan di wilayah ini sangat mahal harganya
Sungguh sulit nikahnya
Sungguh rumit caranya
Sungguh panjang adatnya

Para pemuda harus mengorbankan sawah dan ladangnya
Harus menyiapkan harta yang demikian banyaknya
Untuk meninggikan kehormatan keluarganya
Dan juga martabat keluarga perempuannya
Untuk melestarikan budayanya
Aku khawatir engkau tak bisa memenuhi mas kawinnya

Bukan mengapanya
Perempuan yang ada di desa bukanlah perempuan biasa
Mereka adalah yang terjaga aurat dan pandangannya
Sopan dan santun tutur katanya
Baik perangainya serta tinggi ilmu agamanya
Mereka terdidik agar tak terjamah
Tak ada kekasih melainkan telah menikah
Pantang menolak lelaki yang baik asalnya
Jika menolak maka hancurlah dunia
Jadi pengorbanan itu akan mendapat imbal yang sama

Aku telah mempertimbangkan berbagai hal dan perkara
Melihat kemaslahatan dan kebaikan kedepannya
Pun juga memperhitungkan konsekuensinya
Aku telah memutuskannya

Sungguh kau telah membayarnya
Dengan menyelamatkan desaku dan kebunnya
Pahlawan yang mengusir para serigala
Engkau juga adalah pemilik singgasana
Jauh di kerajaan utara

Bila engkau ingin melamarnya
Cukup Berilah harta yang saat ini kau punya
Namun bila engkau tak memilikinya
Nikahilah ia dengan mahar surah al fatiha
Itu telah cukup sebagai mas kawinnya

Sebagai walinya
sebisa mungkin aku memudahkan pernikahannya
Karena dia telah berada ditangan yang seharusnya
Pria tampan,bangsawan,dermawan dan pahlawan desanya
Engkau mendapat restu dan persetujuan
Dari aku paman sang perempuan

Sang perempuan dimintai persetujuan
Dia pun diam dengan sapuan senyuman
Artinya dia memberikan penerimaan
Karena diamnya perempuan
Adalah Pengiyaan permintaan





Tidak ada komentar:

Posting Komentar