Kamis, 11 Mei 2017

Raja dan Pedang (Prolog)

Tersebutlah dua orang saudara yang pergi meninggalkan kampung halamannya
Menyebrangi lautan jauh keseberang pulaunya
Mereka menemukan sebuah pulau tanpa jamahan manusia
Tanpa penghuni melainkan hewan dan kekayaan alam
yang menghuninya

Pulau dialiri sungai dari mata air yang ada di pegunungan
Sungai bersinar memantulkan kejernihan berkilauan
Seperti berisi intan berlian
Dan memang benar dibawah sungai terdapat kekayaan
Demikian pula yang ada di pedalamannya

Mereka kemudian mendirikan perkampungan dan mempekerjakan orang
Berkembanglah tempat ini menjadi sebuah kerajaan 
Yang menghidupi rakyatnya dari hasil perdagangan tambang
Dengan segala kelebihan keduniaan
sang adik menikmati kehidupan
Sang kakak yang menjadi raja ingin ketenangan

Kemudian sang kakak menyerahkan tahta kerajaan
Memilih hidup tenang di daerah selatan
Dia membangun rumah dan mendirikan perkebunan
Dia hidup bersama sebahagian lainnya dari utara pindah ke wilayah selatan

Kekayaan berlimpah menjadikan kerajaan utara terancam setiap malam
Kemudian sang raja memerintahkan
Untuk membuat pedang sebagai simbol kekuatan 
Simbol moral para prajurit bawahan
Simbol kejayaan tak terkalahkan

Di tempalah berlian menjadi pedang
Kemudian dilapisinya berlian itu dengan besi yang hitam
Kemudian dicampur dengan timah yang dipanaskan
Sehingga jadilah pedang yang belum pernah diperkenalkan

Pedang dibuat menjadi dua bagian
Satu untuk raja di utara
dan yang lainnya diserahkan kepada raja di wilayah selatan
Sebagai senjata pusaka
Simbol persaudaraan tak lekang masa
Pedang yang sebahagian dari waktu depan
Pedang yang mampu memanipulasi binatang
Menjinakkan kebuasan
Dan memerintahkan mereka untuk menyerang dan bertahan

Pedang yang lain adalah pedang yang mampu menangkap kilatan
Pedang yang menyimpan petir mematikan
Dan hanya dapat digunakan oleh sang keturunan

Setelah beberapa waktu berselang
Dan telah berlalu beberapa generasi dan zaman
Kerajaan selatan diserang dan berhasil ditaklukkan oleh bangsa pendatang
Di saat yang sama kerajaan di utara di serang tetapi berhasil bertahan
Berselang waktu kemudian
kerajaan utara menyerang bangsa pendatang
Sehingga terjadilah pertempuran di pegunungan
Di saat yang sama terjadi gempa bumi yang menggaris dua daratan
Pedang dari selatan ditancapkan
Sehingga hewan buas yang menyerang berbalik menghabisi bangsa pendatang

Adapun pedang yang ditancapkan
hilang tanpa jejak dan pesan
Adapun hewan - hewan telah terbebas dari siksa dan manipulasi pedang
Akan tetapi tidak bisa melampaui batas yang telah digariskan oleh pedang
Adapun hewan jinak melarikan diri keseberang
Sedang serigala dan macan masih tertahan
Dan begitulah berlangsung beberapa keadaan
Hingga tiba waktu mangsa kehabisan di wilayah selatan
Serigala dan macan kehabisan makanan
sedang pemangsa tak mampu melampaui garis pedang
Mereka kelaparan sehingga turun dari pegunungan
Mencari ternak di wilayah selatan
Mengganggu ketenangan rakyat yang berlaku sedang
Tempat raja yang dibuang memakan buah tanpa perizinan

Hingga peristiwa sang raja mencabut dan menancapkan pedangnya di wilayah selatan
Para kawanan Mendapatkan makanannya di wilayah utara pegunungan
Untuk sementara waktu selatan bebas dari gangguan. 

Sekarang sang pahlawan menjadi pimpinan
Pelindung pedesaan
Dari serangan binatang
Binatang yang menyerang diwaktu malam
Tetapi binatang tak pernah kembali datang
Aman dan tentram negeri yang penuh dengan tanaman
dan perkebunan.

Sementara Jauh di utara pegunungan
Penghianatan membuahkan perang persaudaraan
Tahta kerajaan diperebutkan para keluarga bangsawan
Utara terbagi atas lima kekuasaan berdasarkan 5 putra kerajaan
Anak tertuah mewarisi ibu kota kerajaan dan 4 wilayah lainnya menjadi 4 kerajaan

Penghianatan dilakukan oleh suami saudari sang raja yang terbuang
Dan yang dibelakangnya adalah mertua sang putri kerajaan
Yang saat ini memegang kendali pusat kerajaan
4 kerajaan tersisa tak terima dan sedang melakukan kecaman

Sisa pasukan raja yang selamat dari pembantaian bersembunyi di tengah hutan
Mereka dalam bahaya karena Srigala dan macan
Telah menyeberang ke sisi sebelah utara pegunungan untuk mencari makanan.
Termasuk sang panglima kepercayaan yang berhasil bertahan

Ada 50 sisa pasukan termasuk sang panglima yang bertahan
Mereka bertahan dengan buruan yang masih berlimpah di tengah hutan
Mereka tidak mengetahui pegunungan utara sudah tak aman
Sang panglima percaya mahluk buas tetap berada di wilayah selatan

Bencana tak terelakkan
Pasukan kerajaan diserang serigala dan macan
Mereka hanya bisa naik ke pepohonan sisanya dibantai dan dimakan
Hampir saja seluruh pasukan di habisi saat raja datang menengahi
Mahluk buas digiring kedalam gua yang luas dan menahannya di sana
Sembari menahan diberi makanan agar mereka yakin masih banyak makanan di dalam hutan
Sehingga tak turun menganggu peternakan

Pasukan tersisa 12 orang termasuk panglima.
Panglima adalah paman sang raja sedang sisanya adalah rakyat jelata
Yang diangkat menjadi prajurit kerajaan.
Mereka dibawah ke selatan dan dirawat di sana

Panglima dan raja menyusun rencana
Tentang wasiat sang raja pertama
Raja pertama telah membuat aturan untuk menggilir kekuasaan
Kekuasaan pertama di pegang oleh anak pertama,kemudian setelah anak pertama wafat
dilanjutkan oleh keturunannya,setelah keturunan anak pertama wafat diganti oleh keturunan anak ke dua,setelah keturunan anak kedua wafat diganti kembali oleh keturunan anak ketiga,dan seterusnya sampai kembali lagi ke keturunan anak pertama.
Pesan kedua sang raja adalah jangan pernah menganggu wilayah  selatan dan seluruh kekayaannya,biarkan itu adalah milik mereka,akan tetapi jika kerajaan selatan diserang,maka kerajaan utara akan melindungi selatan dengan segenap kekuatan. Dalam hal ini kerajaan selatan dibawah perlindungan kerajaan utara dan sekaligus diluar kekuasaannya.Dan aturan ini telah dipegang secara teguh secara turun temurun sebagai tanda bakti sang adik kepada kakaknya.

Sang raja adalah turunan dari anak pertama
Sang raja telah dianggap wafat
Sehingga Yang akan melanjutkan kerajaan adalah keturunan anak kedua
4 kerajaan telah sepakat membentuk pasukan menyerang benteng ibu kota

Ibu kota memiliki kekuatan 100.000 pasukan

Aliansi 4 kerajaan memiliki 80.000 pasukan

Dipimpin oleh panglima yang diunggulkan mewarisi tahta kerajaan

Hampir saja pasukan aliansi kalah ketika Pasukan bantuan dari selatan tiba dengan seribu pasukan manusia dan ratusan hewan buas serta seekor kura-kura raksasa.
Yang diperintah oleh pemegang pedang.

Tetapi di istana masih ada pemegang sang pedang petir keturunan kakak dari raja pertama,yang merasa berhak atas tahta kerajaan.Pedang itulah yang membumi hanguskan pasukan aliansi juga pasukan bantuan. Pasukan aliansi dan bantuan mundur dengan kekalahan dan sisa prajurit dengan mengenaskan.

Sang raja di selatan telah menikahi perempuan yang ternyata adalah anak  dari penghianat kerajaan yang saat ini memegang pedang petir kerajaan.
Dan menurut saudaranya telah hilang dan mati dimangsa serigala dalam hutan di pegunungan. Ternyata dia selamat dan menjadi prajurit pasukan utara setelah menyelamatkan
putra mahkota dari serangan serigala. Dia diangkat menjadi bangsawan pengawal raja.
Dengan kemampuan dan keterampilannya dalam peperangan
dia kemudian menjadi panglima tertinggi kerajaan.
Putra mahkota itulah yang sekarang menjadi raja yang terbuang di negeri selatan.

Dalam ruang rahasia istana selatan
Sirah kebal petir di ciptakan
Jauh sebelum raja di lahirkan
Rupanya perkelahian telah diprediksikan
Antara dua saudara se keturunan

Zirah kemudian dipelajari selama bertahun-tahun
Kemudian dibuat sebanyak mungkin
Untuk melakukan penyerangan
Ke arah utara wilayah kerajaan
Untuk menghapus tirani dan penghianatan
Di bumi yang aman dan tentram
Karena penyakit haus kekuasaan
Cinta dunia dan jabatan

Hingga tiba saat ditentukan Sang penghianat berhasil dikalahkan
Airmata bercucuran, Putri yang melihat ayahnya
Ayah yang di bunuh oleh belahan hati di depan matanya
Pertemuan pertama dan terkhir kalinya
Putri merindu ayahnya dan ayah yang merindu putrinya

Pilar ruangan diledakkan
Putri dan menantu diselamatkan
Oleh sang ayah yang telah tertikam
Yang hanya menunggu kematian
Ada jalan turun di bawah kursi kerajaan

Sekali lagi Sang raja dipalsukan kematian
Setiap raja dalam ruangan telah menerima kematian secara bersamaan
Sehingga tertinggal pangeran keturunan kedua yang mengklaim kemenangan
Di hari itu pula Pangeran dinobatkan
Menjadi raja utara terbarukan

Sementara sang raja bersama istrinya terjebak dalam terowongan
Jauh di bawah tanah istana mencari jalan pulang
Entah apa yang akan menanti dalam kegelapan
Tetapi sang raja sekali lagi menolak kematian
Lebih memilih tetap berjuang
Memakan cacing dan serangga untuk bertahan
Hingga tiba hari keenam
Akhirnya jalan keluar  ditemukan
Mereka tiba di tepi pantai dan lautan
Ini wilayah kerajaan selatan

Terowongan panjang yang menghubungkan dua kerajaan
Rahasia pemenangan peperangan di masa silam
Jalan pintas menuju kerajaan seberang pegunungan
Cara kemenangan tanpa pasukan
Telah ditemukan

Aku telah mendapatkan kunci sebuah ruangan
Hadiah perpisahan dari musuh yang dirindukan
Karena tak mungkin menerima penjelasan
Aku harus mencari tahu sendirian

Ini adalah kunci ruangan di bawah tanah
Setelah ditelusuri ini adalah sebuah gua
Ada air dan sedikit sinar cahaya
Disini ada kehidupan

Benar saja ini adalah tempat pelatihan
Pasukan khusus milik kerajaan selatan
Masing-masing telah menaklukkan binatang
Seorang setara dengan seratus orang

Mereka tahu keadaan
Melihat tanda yang disematkan
Mereka patuh pada titah kerajaan
Kekuasaan penuh telah jatuh di genggaman

Aku mengirimkan utusan
Atas apa yang terjadi  di utara
Ternyata benar raja baru telah ternobatkan
Kekuasaan telah lepas dari genggaman
Dan mereka mungkin melupakan aturan

Aku meminta sang raja untuk meletakkan kekuasaan
Agar peperangan dapat dihindarkan
Tetapi sang raja memilih kekerasan
Dan mengaku berada diatas kebenaran
Mengapa orang-orang ini begitu suka peperangan

Peperangan diletuskan
Dua kerajaan berhasil disatukan dengan kemenangan
Sang raja yang terbuang menjadi pemimpin seluruh kerajaan
Memimpin dengan adil dan membawa kedamaian
Yang mencintai dan dicintai orang-orang

Hingga tiba kebenaran terbesar diungkapkan
Hingga tiba tirai waktu dibuka
Apa yang mendiami jauh dibawah permukaan tanah dan lautan
Apa yang tersembunyi di dalam palung yang terdalam

Hingga segalanya tenggelam dan hanya menyisakan ingatan
yang tak seorangpun memilikinya
Mahluk besar telah hilang dari tempatnya
Mahluk besar yang sebuah pulau ada dipunggunggnya
Kemana gerangan menghilangnya

Hancur leburlah sang raja beserta kekuasaannya
Semua tenggelam dalam sekejap mata
Adapun kapal yang ada di lautan
Ikut tenggelam terseret arus dan dihancurkan
Adapun karena pulau tenggelam
Terjadi ombak yang begitu dahsyat menyapu daerah pesisir
Pulau-pulau terdekatnya

Sang raja tenggelam bersama kedua pedang
Keduanya tertancap diatas gunung di bawah lautan
Hingga tiba waktu pulau di temukan
Oleh orang yang hendak mencari kehidupan
Hingga tiba mahluk besar naik kepermukaan
Pulau yang tenggelam kembali menjadi daratan
Kekayaan tersembunyi kini diungkapkan
Untuk seribu tahun yang akan datang
Karena penguasa baru telah datang
Ketika legenda menjadi kenyataan
Dan sejarah kembali berulang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar