Fikiran kadang suka mencari perkara
Saat sendirian kutahu segalanya
Saat banyak orang tinggal setengahnya
Dan di saat tertekan kulupa segalanya
Mengapa fikiran harus curang atasnya
Tak pernah muncul disaat dibutuhkan
Tak pernh membela disaat teraniaya
Tak hilang di saat mencari ketenangan
Siapalah yang tahu bentuknya hati
Apakah hati berbentuk hati atau berbentuk jeruji
Siapalah yang tahu warna hati
Apakah berwarna merah hati atau pelangi berwarna warni
Ataukah hitam seperti pantat panci
Sungguh banyak untaian yang terlupa
Adapun yang sempat teringat tinggal ditulis saja
Dan sisanya tinggal kenangan saja
Yang terkubur dalam warna
Yang teringat jika beruntung melihatnya
Cukup banyak yang tertulis dalam pena
Tetapi lebih banyak yang hanya dalam asa
Jika engkau penasaran itu apa
Jangan tatap mata saya
Engkau akan melihatnya
Jawaban dari segalanya
Jawaban dari segalanya
Pekerjaan sehari kulakukan sebulan
Pekerjaan bersantai kulakukan berlari
Segalanya serba berlebih
Tanpa punya hak mengendali
Rahasia hati
Siapakah yang dapat mencampuri
Jika permata hilang lagi
Aku sudah tak sanggup mencari
Jangan lihat puisi ini
Puisi karangan sendiri
Akan tetapi
Puisi karangan sendiri
Akan tetapi
Tak ada karya sempurna
Karena manusia tak hidup selamanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar