Masa dimana segala sesuatunya terlihat pas tetapi sebenarnya berlangsung acak.
Masa dimana senyuman akan berarti apa saja.
Semua orang mempunyai penyakit dalam hati.
Semua orang mencintai dunia dan takut untuk mati.
Mereka takut mati dan mengira akan hidup abadi.
Masa dimana orang bodoh yang duduk disinggasana
dan memerintah para babu yang lebih bijaksana.
Menghancurkan keyakinan mereka mengalahkan kebenaran dalam hati mereka.
Inilah masa lelucon yang menjadi kenyataan,
pahlawan dan penjahat sudah tak ada pembedanya.
Masa dimana hal baik adalah keanehan dan hal yang buruk tidak punya kejelasan,
masa dimana ilmu mulai diangkat dan berakhir dengan pertanyaan
Aku ada di mana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar