Sungguh terlalu jauh ku berangan
sampai-sampai berharap menjamah sang bulan
Terlalu tinggi ku memandang
sampai-sampai jauh menembus awan
Betapa tajam pandangan hingga keseberang lautan
Betapa halus kepekaan sampai kedalam palung terdalam
Betapa tinggi gunung yang hendak ditaklukkan
Betapa sempit waktu yang tak bisa dijadikan teman
Betapa diri disibuki kesia-siaan
Hingga lupa berapa banyak hati yang telah kupatahkan
Berapa banyak cinta yang ku abaikan
Betapa banyak harapan yang aku hancurkan
Berapa banyak gundukan yang telah aku jadikan tumpuan
Seberapa lama aku telah membebankan
Bumi yang diatasnya aku berjalan
Yang dibawahnya aku ditanam
Bumi yang diatasnya aku berjalan
Yang dibawahnya aku ditanam
Berapa banyak senyum yang ku masamkan
Berapa banyak sapaan yang ku acuhkan
Berapa banyak percobaan kugagalkan
Dan betapa banyak pandangan yang kuhindarkan
Semua demi satu tujuan
Demi sang bibit pilihan
Bukanlah bibit terbaik melainkan menghasilkan pohon terbaik
Besar batangnya, hijau daunnya,panjang akarnya
Banyak cabangnya,dan lebat buahnya
Subur tanahnya,cukup airnya,makmur keringnya
Berkah hidupnya
Hingga menghasilkan sebuah kebun yang rindang
Yang diresapi dengan ketenangan
Meneduhkan yang terteduhkan
Menentramkan hati pemiliknya
Buahnya ranum jatuh dari pohonnya
Tanpa luka, hama ,bersih tanpa noda
Dibawah terik siang
Kebun hijau terlihat di kejauhan
Di antara luasnya padang harapan
Hanya ada pasir dan butiran debu berterbangan
Dialah permata di tengah kegersangan
Kesejukan di tengah kepanasan
Mata air di tengah kekeringan
Kesejukan di tengah kepanasan
Mata air di tengah kekeringan
Yang akan menjadi peneduh jiwa
Penawar gundah
Penampung hasrat
Penghasil buah yang dominan
Sungguhlah sulit mencari yang seperti ini
Tak tampak,letaknya tersembunyi, ia sulit dicari
Ada yang terlihat namun perlu baik dicermati
Ada pula yang terkulai dibalik tabir dan mimpi
Ada pula yang bernaung dibalik bayangan matahari
Dan dibawah sinar rembulan di malam hari
Dan dibawah sinar rembulan di malam hari
Semua punya kenyamanan sendiri
Agar tak salah paham arti
Agar hati dapat dibenahi
Peristiwa dapat dimaknai
Fitnah dapat dihindari
Agar hati dapat dibenahi
Peristiwa dapat dimaknai
Fitnah dapat dihindari
yang telah setengah kehidupan di cari
Untuk hidup yang disenangi
Agar kebun terus hidup dan tak mati
Agar terus terberkahi hingga mati sampai hidup kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar