Sabtu, 29 April 2017

Duri

Duri di malam hari
Mengganggu mimpi
Bercampur sepi
Dirasuk janji

Kutahu ilmunya
Tapi tetap tak mampu melakukannya
Keyakinan yang jadi hambatannya
Ketakutan yang jadi selokannya

Membaca hati satiap hari
Memandang sinar yang tenggelam
Purnama yang temaram
Dan bintang gemerlapan

Hatiku tetap saja berteriak
Dalam pertapaan panjang
Tak timbul tak tenggelam
Bertarung dengan pekatnya malam

Diriku dimakan kegelapan
Dipenuhi penyesalan
Dihantui penderitaan
Hingga lupa namanya kebahagiaan

Diriku diterkam malu
Melindungi kehormatan palsu
Dikepung ilusi rindu
Hingga lupa manisnya madu

Obsesi dijadikan bingkaian
Cinta dijadikan sandaran
Namun sesungguhnya kutak tahu kebenaran
Ku hanya mencari alasan
Agar terlepas dari kebingungan

Wahai hati yang masih tertidur
Tidakkah kau ingin bangun
Bangunlah dan kalahkan musuhmu
Saatnya musuh dirundung pilu

Jaga fikiran,hati,  dan pandannganmu
Bersihkan segala benalu yang menganggu
Bakarlah semua Sedih yang memakanmu
Musnahkkan ketakutan yang menjadi penghalangmu
Sirami hati dengan air yang bersih dan murni
Hingga dengan sendirinya dia akan mengerti
Pesan ini akan sampai dari hati ke hati


Tidak ada komentar:

Posting Komentar