Rabu, 10 Mei 2017

Raja dan Pedang (Bagian 6)

Sang Paman berkata
Memang betul saat ini akulah yang paling berkuasa dalam kerajaan
Tetapi sesungguhnya aku bukanlah pewaris sah kerajaan
Pewaris sah adalah seorang perempuan
Putri kerajaan pemilik kebun yang buahnya kau makan

Jika engkau betul menginginkan pasukan
Maka suntinglah dia maka kau akan menyatukan kerajaan
Kau akan menjadi raja dan ia akan jadi ratunya
Adapun pangeran yang saat ini ada diistana akan menjadi gubernurnya

Bak dijatuhi sempalan surga
Sang raja menyanggupi permintaan si orang tua
Sang raja menyunting sang perempuan
Dengan perantara sang paman sebagai walinya
Dan disaksikan oleh semua penduduk pedesaan
Di bawah rindangnya hijau pepohonan

Istana hijau di negeri selatan
Di sisi lain pulau jauh dari pedesaan
Kota pelabuhan dan perdagangan
Kota dimana anak sang paman bertahta

Sang penguasa tidak senang
Karena kesenangannya terusikkan
Oleh kedatangan sang penuntut hak dan jabatan
Warisan sah dari masa silam
Pun dibenarkan oleh sang paman yang adalah ayah penguasa yang cinta hiburan

Sang peguasa memberikan persyaratan
Agar membawakan kepala tiga penguasa pegunungan
Sang raja menyanggupi persyaratan
Sang raja membawa tiga kepala bersama tiga tubuhnya
Tiga penguasa yang belum dimatikan dibawa kehadapan dengan penuh kepatuhan
Mereka telah ditaklukkan oleh sang pewaris kerajaan
Oleh karenanya
Sang raja naik tahta kerajaan di negeri selatan 

Memimpin selatan tak semudah menginjak bayangan
Negeri aman dan tentram ternyata hanya luaran
Pemberontakan terjadi di sebahagian tempatnya
Wilayah harus segera dipersatukan
Oleh sang penakluk binatang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar